Informasi Umum

Cara Akses Kilat VM melalui SSH

Diterbitkan tanggal 18 April 2016

Cloud server dapat diakses melalui protokol Secure Shell (SSH). SSH adalah protokol yang memungkinkan pertukaran data melalui saluran aman antara dua perangkat jaringan. Tersedia pada sistem operasi berbasis Unix dan turunannya seperti Linux dan Macintosh, SSH dirancang sebagai pengganti Telnet dan shell remote dianggap tak aman untuk mengirim informasi, terutama kata sandi dalam bentuk teks sederhana yang membuatnya mudah untuk diinterupsi. Enkripsi yang digunakan oleh SSH menyediakan kerahasiaan dan integritas data melalui jaringan yang tidak aman seperti Internet. Bagi para pengguna cloud hosting, pilihan lain selain SSH ialah transfer file langsung ke dalam cloud server dapat melalui Secure FTP (SFTP).

MENGAKSES SSH DENGAN LINUX/MACINTOSH

Sistem operasi Unix dan turunannya seperti Linux dan Macintosh hanya membutuhkan serangkaian perintah yang dapat diakses melalui terminal. Ubah IP 192.168.1.1 menjadi IP cloud server yang bisa dilihat dari opsi Services -> pada VM Anda klik View Details -> IP Address

# ssh root@192.168.1.1
The authenticity of host '192.168.1.1 (192.168.1.1)' can't be established. RSA key fingerprint is 12:f2:23:31:cc:5f:fe:af:23:85:97:62:24:38:0a:23.
Are you sure you want to continue connecting (yes/no)? yes
Warning: Permanently added '192.168.1.1' (RSA) to the list of known hosts.
root@192.168.1.1's password:
The programs included with the Debian GNU/Linux system are free software; the exact distribution terms for each program are described in the individual files in /usr/share/doc/*/copyright.
Debian GNU/Linux comes with ABSOLUTELY NO WARRANTY, to the extent permitted by applicable law.
Last login: Sun Jul 19 05:42:32 2009 from 182.168.1.2
root@mycloudserver:~#

Setelahnya, Anda sudah mendapatkan izin untuk mengakses cloud server yang bisa diatur sesuai dengan kebutuhan selanjutnya Anda.

MENGAKSES SSH DENGAN WINDOWS
Berbeda dengan Unix dan Linux, untuk dapat mengakses cloud server di system operasi berbasis Windows, Anda membutuhkan aplikasi PuTTY. Silakan unduh dan jalankan aplikasi tersebut di perangkat komputer lalu konfigurasikan pengaturan PuTTY.

1.png

Ganti host name (atau alamat IP) dengan IP cloud server Anda, isikan Saved Sessions dan klik Save apabila Anda ingin menyimpan alamat tersebut untuk kemudian digunakan di lain waktu. Klik Open untuk melanjutkan.

2.png

Pada saat pertama kali mengakses Virtual Machine, maka Anda akan ditanyakan keabsahan cloud server yang dimiliki, hal ini untuk memastikan bahwa data dikirimkan ke dalam server yang tepat. Jika benar demikian, klik Accept untuk melanjutkan.

3.png

Apabila muncul dialog otentifikasi, silakan masukkan “root” sebagai pengenal akses Anda, dilanjutkan dengan kata sandinya. Jika berhasil maka cloud server telah siap digunakan.

5.png

MENGAKSES SECURE FTP (SFTP)
Banyak pilihan FTP Client yang bisa digunakan untuk mengakses cloud server Anda. Secara umum hampir tidak ada perbedaan berarti dalam penggunannya, yang perlu diperhatikan adalah kolom Hostname/Host, Username, Password dan Port. Apabila Port sudah terisi secara default (Port 21, FTP) kita harus mengubahnya menjadi port SFTP(Secure File Transfer Protocol) yaitu Port 22. SFTP memproses tunneling FTP melalui protokol SSH sehingga data yang ditransfer menjadi lebih aman. Berikut adalah contoh untuk mengakses SFTP dengan menggunakan FileZilla FTP client.

Silakan unduh dan jalankan aplikasi FileZilla.

6.png

Masukkan IP Virtual Machine Anda di kolom Host, kemudian masukkan “root” ke dalam kolom Username beserta kata sandinya. Terakhir, jangan lupa memasukkan Port SFTP yaitu port 22 ke dalam, dan klik Quickconnect.

Setelah otentifikasi sukses, Anda akan melihat lokasi direktori yang ada di komputer Anda di dalam opsi Local Site. Remote site adalah lokasi direktori yang ada di cloud server anda. Ganti Remote Site ke lokasi direktori yang diinginkan, misalnya untuk data web server yang menggunakan Engine X (NginX) secara default ada di /usr/share/nginx/html atau untuk data web server yang menggunakan Apache ada di /var/www/html. Drag kemudian drop file yang ada di Local Site ke dalam Remote Site untuk menyalin file ke dalam cloud server Anda.

Tags: cloud, server